Sabtu, 29 Juni 2013

Seni Berpacaran Dewasa

Ada beberapa alasan mengapa beberapa orang sulit menemukan teman hidup. Tentu ini pandangan yang terbatas dari sisi manusia.

Pertama, terlalu idealis. Biasayan ini karena pengaruh orang tua yang sudah menaruh harapan tinggi pada putra dan putrinya. Misalnya, orang tua mengharuskan anaknya menikah dengan pasangan yang satu suku. Ada juga yang meminta putranya menikah dengan putri keluarga yang status sosialnya sama. Namun, sayangnya si anak tidak memiliki ketrampilan bergaul yang cukup. Pergaulan terbatas, sehingga ia kesulitan mendapatkan pacar seperti yang diharapkan orang tua. 

Kedua, karena konsep dan harga diri yang miskin (inferior). Mereka yang minder biasanya suka menghakimi dan menyalahkan diri. Misal, "Aku ini bodoh, mana ada yang mau sama aku." atau menyalahkan diri dan berkata, 'Ah, mana mungkin ia mau sama aku." 

Ketiga, Jiwa yang memberontak. Sikap demikian terbentuk karena orang tersebut melihat perkawinan orang tuanya. 

Keempat, karena punya kepribadian "anti-sosial". Biasanya pemuda-pemudi demikian mengalami kekerasan masa kecil dari ayahnya. Akhirnya ia menjadi pria yang kasar, suka menghina orang. Akibatnya, banyak teman putrinya segan untuk dekat atau bersahabat. 

Kelima, karena kurang modis. baik dalam hal berpakaian maupun yang lain. kadang-kadang penggunaan parfum dibutuhkan terutama jika Anda mempunyai masalah dengan bau badan. Soal baju tentu relatif tidak harus mahal, tetapi asalkan nyaman dan enak dilihat serta tidak kuno. Selain itu, tetap harus menjaga tata kesopanan yang berlaku.

Keenam, Ada juga yang sulit mendapat pasangan karena terlalu pasrah. Hanya berharap, menunggu Tuhan akan mengirimnya. berdo'a tapi tidak ada usaha. Tentu saja ini tidak mungkin. Untuk mendapat teman hidup, Anda harus berusaha, bergaul seluas mungkin serta kreatif memilih sahabat. 

(Julianto Simanjuntak-Banyak cocok sedikit cekcok)

Tanggung Jawab Keprofesionalan

Tanggung jawab menurut kamus bahasa indonesia adalah keadaan wajib menanggung sesuatu. Sehingga, bertanggung jawab adalah kewajiban menanggung, memikul, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab merupakan bentuk perwujudan kesadaran dan kewajiban. jenis tanggung jawab tersebut yakni terhadap diri sendiri, tanggung jawab terhadap keluarga, tanggung jawab kepada masyarakat, tanggung jawab bangsa dan negara, dan tanggung jawab terhadap Tuhan. 
Tanggung jawab erat kaitannya dengan kewajiban. Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang. Kewajiban merupakan bandingan hak, dan dapat juga tidak mengacu hak. Tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya. 
Terdapat pengorbanan dalam melaksanakan tanggung jawab. Pengorbanan disini memiliki arti akan suatu pengabdian. Pengabdian merupakan perbuatan baik yang dapat berupa pikiran atau tenaga sebagai perwujudan kesetiaan dan kecintaan, rasa hormat, atau suatu ikatan yang semuanya dilakukan dengan ikhlas. 

Ciri-ciri orang bertanggungjawab :
  1. Mengerjakan pekerjaan yang diberikan secara tuntas
  2. Selalu berusaha melakukan yang terbaik
  3. Merasa bertanggung jawab atas semua yang dihasilkan
  4. Cenderung menyalahkan diri sendiri jika terdapat hal-hal yang kurang tepat
Tanggung jawab itu meliputi :
  1. Tanggung jawab terhadap moral
  2. Tanggung jawab terhadap pendidikan 
  3. Tanggung jawab kepada masyarakat
  4. Tanggung jawab terhadap keilmuan

Kamis, 27 Juni 2013

Pengembangan Diri

Hal yang terpenting adalah bagaimana kita mengenal diri kita.
SIAPA AKU
sejauh belum bisa mengetahui-memahami-memaknai-mengapresiasi-mengevaluasi apa dan bagaimana diri kita maka tahap pengenalan diri belum sempurna.